Senin, 07 Mei 2012

Kontrasepsi Darurat

Kontrasepsi darurat adalah kontrasepsi yang dapat mencegah kehamilan bla digunakan segera setelah hubungan seksual. hal ini sering disebut "kontrasepsi pascasenggama" atau "morning after pill" atau "morning after treatment". sebutan kontrasepsi darurat menekankan juga bahwa dalam cara KB ini lebih baik dari pada tidak ada sama sekali. namun tetap kurang efektif di bandingkan dengan cara KB yang sudah ada. Kontrasepsi darurat tidak boleh dipakai sebagai metode KB secara rutin atau terus menerus.


  • Jenis Kondar 
Cara
Merek Dagang
Dosis
Waktu Pemberian
1.      Mekanik
AKDR-Cu
Copper T
Multiload
Nova T
Satu kali pemasangan
Dalam waktu 7 hari pascasenggama
2.      Medik
a.       Pil kombinasi tinggi






b.      Dosisi rendah




c.       Progestrin




d.      Estrogen



e.       Mifepristone


f.       danazol

Mycrogynon 50
Ovral
Neogynon
Nordiol
Eugynon


Microgynon 30
Mikrodiol
Nordette


Postinor-2*




Lynoral
Premarin
Progynova

RU-486


Danocrine

2x2 tablet






2x4 tablet




2x1 tablet




2,5 mg/dosis
10 mg/dosis
10 mg/dosis

1x600 mg


2x4 tablet

Dalam waktu 3 hari pascasenggama, dosis kedua 12 jam kemudian



Dalam waktu 3 hari pascasenggama, dosis kedua 12 jam kemudian

Dalam waktu 3 hari pascasenggama, dosis kedua 12 jam kemudian

Dalam waktu 3 hari pascasenggama, 2x1 dosis selama 5 hari

Dalam waktu 3 hari pascasenggama

Dalam waktu 3 hari pascasenggama, dosis kedua 12 jam kemudian

  • Manfaat
  1. sangat efektif (tingkat kehamilan <3%)
  2. AKDR juga bermanfaat jangka panjang
  • Keterbatasan
  1. pil kombinasi hanya efektif jika digunakan dalam 72 jam sesudah hubungan seksual tanpa perlindungan
  2. pil kombinasi dapat menyebabkan nausea, muntah atau nyeri payudara
  3. AKDR hanya efektif jika dipasang dalam 7 hari sesudah hubungan seksual
  4. pemasangan AKDR memerlukan tenaga terlatih dan sebaiknya tidak digunakan pada klien yang terpapar dengan risiko PMS. 
  • Indikasi
  1. untuk mencegah kehamilan yang tidak dikehendaki
  2. bila terjadi kesalahan dalam pemakaian kontrasepsi seperti : kondom bocor, lepas atau salah menggunakannya, diafragma pecah, robek atau diangkat terlalu cepat, kegagalan senggama terputus misalnya ejakulasi di vagina atau pada genitalia eksternal, salah hitung masa subur, AKDR ekspulsi, lupa minum pil KB lebih dari 2 tablet, terlambat lebih dari 2 minggu untuk suntik KB. 
  3. perkosaan
  4. tidak menggunakan kontrasepsi
  • kontraindikasi
  1. hamil atau tersangka hamil
  • efek samping
  1. mual, muntah, perlu konseling. jika muntah terjadi dalam 2 jam sesudah penggunaan pil pertama atau kedua, dosis ulangan perlu diberikan. 
  2. perdarahan/ bercak, sekitar 50%, mendapat haid pada waktunya bahkan lebih awal. 
sumber : Prawirohardjo, 2006. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka

Semoga bermanfaat :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar