Rabu, 21 September 2011

Kejamnya Kereta Dorong Bayi


MENURUT ahli kesehatan anak terkemuka asal Australia, ibu yang menggendong bayi menghadap ke depan dinilai kejam dan egois. Begitu juga dengan yang menaruh bayi di kereta dorong yang menghadap jauh dari orang tua. 

Cathrine Fowler, seorang profesor keperawatan anak dan kesehatan keluarga, mengklaim anak-anak akan ketakutan jika dibawa dalam gendongan atau didorong di kereta bayi tanpa terlihat dari orang tua. 

“Bayangkan jika Anda sendiri diikat ke dada seseorang dengan kaki dan tangan menggapai-gapai, tanpa kontrol ke dalam satu pusat perbelanjaan yang padat, itu pastinya akan menakutkan,” kata Profesor Fowler seperti dikutip dari Daily Mail, Senin (22/8). Maka itulah ia menyimpulkan menggendong bayi menghadap depan akan menciptakan situasi yang sangat stress bagi anak. 

Komentar Profesor Fowler itu tak hanya diterapkan untuk bayi yang baru lahir, tetapi juga anak-anak sampai usia satu tahun. 

Komentar itu dilontarkannya berdasarkan studi pada 2008 yang menemukan bahwa bayi akan menderita bila mereka tal dapat melihat orang tua mereka saat berada di dalam kereta dorong. Dalam penelitian oleh University of Dundee itu, akademisi menemukan bahwa kereta bayi yang menghadapi ke depan bisa membuat anak menjadi mudah cemas saat dewasa. Anak-anak akan merasa sulit mendapatkan perhatian orang tua mereka. Sebaliknya, metode tradisional dengan menggunakan kereta bayi yang menghadap orang tua membuat bayi akan lebih mungkin untuk tertawa, mendengarkan ibu mereka berbicara, dan mudah tidur. Itu otomatis yang menunjukkan tingkat stres yang lebih rendah. (Pri/OL-06) 

- media hidup sehat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar